Kejadian2 yang serba kebetulanlah yang menjadi sebab terbentuknya gank "The Capella's Girl".... Terdiri dari 3 cewek yang memiliki kebiasaan yang sama, bercerita pada bintang..... Tihana, Fitri, dan Aan, mungkin tidak pernah menyangka sebelumnya akan bertemu pada satu kesempatan yang paling unik. Berawal dari pindah kelasnya Aan untuk mata kuliah Writing I. Sebagai mahasiswa tingkat 1 tentu saja awalnya Aan merasa tidak nyaman ketika pak Ndang (dosen mata kuliah writing) memintanya untuk bergabung bersama Tihana dan Fitri yang telah lebih dulu terbentuk dalam satu kelompok. UAS akan segera berlangsung, setiap kelompok diminta untuk membuat sebuah tulisan tentang gank-nya masing2. Awalnya, Aan merasa sangat asing, karena yang ada difikirannya adalah Tihana dan Fitri adalah seniornya bukan rekan satu kelompoknya. Setelah bertukar nomor HP masing2, merekapun membuat janji untuk mulai menggarap tugas UAS tersebut. Diluar perkiraan Aan, ternyata Tihana dan Fitri sangat friendly, bahkan goxil abis, lebih Goxil dari yang Aan kira.... Dari situlah pertemanan berlanjut...... Thank's pak Ndang, mungkin ini ga akan terjadi tanpa bapak..........
Tak selamanya buku yang sarat pelajaran itu dikemas dalam ragam bahasa yang kadang sulit dicerna orang. Unik dan cukup menggelitik, itulah kesan pertama yang ku tangkap ketika melihat covernya dan membaca judulnya…. Buku yang ditulis oleh Rabi’ah Al-adawiyah itu berjudul “Kenapa Harus Pacaran?!”. Aku benar-benar dibuat penasaran oleh buku itu. Dan setelah ku baca…..
Subhanallah, buku yang ditulis dengan gaya bahasa lisan ini benar-benar sarat akan pelajaran. Dari buku inilah aku dapatkan jawaban atas pertanyaan yang selama ini menggelayut dalam benakku tentang pacaran……
Pacaran…… orang-orang mungkin tidak lagi tabu dengan kata yang satu ini. Bahkan bahasan yang satu ini kerap menjadi topic perbincangan paling hangat bahkan dikalangan anak SD.
Vida, begitu penulisnya biasa disapa, benar-benar mengupas bahasan yang memang selalu menjadi perbincangan hangat ini secara mendetail. Mulai dari proses hingga dampak dari aktivitas rawan ini…. Lagi-lagi, dengan bahasa lisan yang cukup ringan namun sangat mengena dihati.
Owh saudariku…. Sungguh, membaca buku sebagus ini sangat ku sarankan pada kalian. Karena aku yakin sang penulis pun hendak menyelamatkan kaum kita agar tak lagi dikatakan “piala bergilir” yang dapat dimiliki oleh tangan-tangan usil yang tak bertanggung jawab…..
Terkadang banyak diantara kita memang terlalu sempit memaknai kata cinta…. Seorang guru mengatakan cinta adalah Pohon suci yang tumbuh di ufuk hati yang berakar kesetiaan dan berbuah kebaikan-kebaikan…. Jadi, terlalu sempit kalau kita artikan CINTA = PACARAN….!!!!. maka dari itu, semestinya kita lebih bijak memaknai kata cinta, agar kita senantiasa selalu dapat memberikan energi positif untuk orang lain, agar semua makhluk-Nya dapat merasakan cinta yang kita punya…..
Benar saja jika dikatakan kita sangat rugi jika pacaran menjadi agenda wajib masa remaja kita, karena masih banyak banget yang bisa kita lakukan selain berburu cinta hanya untuk sebuah status, LOE PACAR GUE….. karena sekali lagi aktivitas ini RAWAN banget…. Karena kalau sudah menyandang status pacar, segalanya halal untuk dilakukan atas nama cinta….
Kalau boleh jujur, aku pun pernah merasakan indahnya jatuh cinta….
Tapi, sekali lagi aku harus bersyukur sebab aku jatuh cinta pada orang yang istimewa. Aku jatuh cinta pada orang yang melabuhkan cintanya pada yang Mahacinta….. aku jatuh cinta pada orang yang sangat menghargai kaum ibunya. Memang indah rasanya…..terlebih ketika akhirnya aku dapat membagi cintaku bukan hanya untuknya, tetapi juga untuk semua makhluk-Nya, hingga mereka semua bisa merasakan cinta yang aku punya…. Ah, sungguh…. Ini bukanlah cinta biasa……..
Sungguh, bukan karena parasnya yang tampak begitu teduh aku jatuh cinta padanya, pun bukan karena apa yang melekat pada dirinya. Aku jatuh cinta karena pesona yang terpancar dari dalam dirinya. Darisanalah aku dapat terus bercermin untuk terus memperbaiki diri…..
Itulah… cinta yang ku rasa benar-benar cinta….. ketika cinta yang ku punya dapat melahirkan kebaikan-kebaikan untukku dan untuk semua yang ada disekitarku……….
kalau dengan teriak sekuat-kuatnya bisa bikin beban ini hilang, aku lebih memilih untuk berteriak sekuat-kuatnya, biar.....biar semua orang dengar teriakku. hingga mereka tidak akan bertanya-tanya lagi apa yang terjadi kepadaku..... aku tau ini memang bukan satu-satunya cara ngilangin masalah, tapi inilah aku................ karena aku fikir ketika aku berteriak sekuat-kuatnya, maka semua penat yang aku rasa akan hilang terbang tertiup angin...... TIDAK........ itu sama saja aku lari dari masalah.....padahal AKU BUKAN PENGECUT...... AKU BUKAN PECUNDANG..... yang sukanya lari dari masalah, yang sukanya menghindar kalau ada masalah..... AKU ADALAH ANAK YANG KUAT.................. aku percaya aku bisa menghadapi semua masalah dengan bantuan-NYA.... karena DIA selalu merangkul aku dalam dekapan cinta-NYA........ karena aku percaya ada cinta disetiap sentuhan-NYA......
......kamu sangat berarti, istimewa dihati, selamanya rasa ini..... jika tua nanti kita telah hidup masing-masing, ingatlah hari ini.....................
Alunan lagu milik project pop mengalir begitu saja menemani Andien belajar dikamarnya.... hmm....tugas seabrek bikin weekend kali ini ga kerasa banget buat Andien, biasanya setiap weekend cewek berkulit hitam manis dan berlesung pipi ini selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Brian. Brian adalah sahabatnya sejak TK, dulu rumah Brian tepat disamping rumahnya karena itulah mereka sering menghabiskan hari bersama-sama.
..............kenapa ya, belakangan ini Brian jarang banget telepon atau kirim-kirim kabar gitu, biasanya setiap hari ga kurang dari 8 sms-nya masuk ke hp aku, 5 sms ngingetin shalat plus 3 sms ngingetin jam makan......gurau Andien........
Brian JAHAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! kenapa dia ga pernah jujur sama aku tentang hal ini, ini rahasia besar yang aku ga pernah tau...... sambil terisak, tangannya tetap tidak melepaskan surat terakhir dari Brian......yang isinya....
Untuk sahabatku yang paling manis,
Dien, sebelumnya aku minta maaf bukan maksud aku menyembunyikan ini dari kamu, tetapi tentu kamu faham betul bagaimana rapuhnya aku kalau sampai melihat kamu menangis. Andien sayang, bukankah dulu aku pernah bilang akan menceritakan sesuatu yang sangat pribadi yang baru dapat kuceritakan saat ini, pun hanya melalui secarik surat sebab aku tak mau kau menjadi iba, karena aku faham betul siapa kamu...... Andien, ketika kamu baca surat ini, mungkin akupun sudah tidak lagi tinggal di Jakarta. bukan maksud aku tidak memberitahukan kepadamu tentang kepindahanku, tetapi aku ingin segera lenyap dari hadapanmu ketika kamu telah mengetahui rahaisa besar yang selama ini ku simpan rapat-rapat keberadaannya...... Sahabatku sayang, kepergianku dari Jakarta sebetulnya untuk menjalani terapi lebih lanjut. Kamu tentu masih ingat bukan satu tahun belakangan ini, aku sering pergi ke luar negeri. aku terpaksa berbohong, aku bilang jika kepergianku adalah karena mendampingi ayah, tetapi lebih karena aku harus menemui dokter Gerard. kamu tentu belum tau siapa dr Gerard bukan? dialah orang yang selama ini menemani terapiku selama hampir 15 tahun. sejak duduk dibangku TK aku divonis menderita kanker sum-sum tulang belakang, dan saat ini telah memasuki stadium 4. Kami sengaja pindah dengan tujuan agar aku tidak lagi bolak-balik ke luar negeri, sebab dr Gerard takut kondisiku akan semakin lemah...... Sayang, mungkin saat ini butir-butir mutiara putih nan hangat tengah meluncur deras di pipi lembutmu, karena itulah aku baru memberitahukan ini padamu. karena aku tak mau melihat kau menangis apalagi kalau tangismu itu karena aku....... Dien, pesanku hanya satu......jadilah Andien yang selalu kuat........ oya dien, aku harap kamu jangan marah ya, aku ga akan pernah melupakanmu dan semua kenangan tentang kita. Dan kamu tidak perlu takut, sebab aku hanya sementara saja disini, setidaknya sampai kondisiku membaik...... atau pun jika harus hanya raga ini yang pulang ketanah air, jangan pernah menangis untukku...... ingat pesanku.........Jadilah Andien yang tegar...................
Salam sayang teramat hangat,
Brian
dadanya sesak........Dunia bagai gelap semua untuk Andien.....................
Selasa, 09 Juni 2009
......harusnya aku tau siapa yang seharusnya lebih aku kenali, lebih aku cintai dan lebih aku taati..... Rabb tunjukkan aku arah yang seharusnya aku lewati jalan yang amat indah yang Kau rancang untukku dan untuk orang yang Kau pilih untukku hingga aku dan dia tidak terjerumus dalam jurang hitam kelam tambatkan hatiku pada orang yang melabuhkan cintanya pada-Mu ......pertemukan kami dalam dermaga cinta-Mu........
Rabu, 03 Juni 2009
Setelah membaca Ketika Cinta Bertasbih kurang lebih 2 tahun lalu, aku selalu berharap tidak akan pernah ada Tiara Kemala Putri dalam dunia nyata...... sebab akan jauh lebih menyakitkan jika yang menusuk hati kita adalah jantung hati yang sangat kita cintai...... akan jauh lebih merana jika yang memenggal leher kita adalah tangan algojo orang yang sangat kita sayangi.....
Sejujurnya E-mail itu ku kirim untuk menguji seberapa besar perubahan sikapnya dalam menanggapi curhatan2ku yang sungguh kekanak2an..... God..... kenapa dia tidak memberikan comment sedikitpun....??? mungkinkah dia sudah berubah dan tidak lagi mau mengaturku....??? aku takut keadaan ini akan semakin membuatku kembali menuai harap padanya......... aku sungguh takut...............